Berita  

Imigrasi Lhokseumawe Hadirkan Layanan Paspor Simpatik dalam Rangka Hari Bhakti Imigrasi ke-76

Media Berita Pantau Lhokseumawe — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Layanan Paspor Simpatik, Sabtu (10/1/2026). Layanan ini sebagai bentuk nyata komitmen Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dipantau langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, yang hadir untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan tertib, lancar, serta sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Kehadiran pimpinan secara langsung menjadi wujud perhatian dan komitmen jajaran Imigrasi dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Layanan Paspor Simpatik merupakan layanan keimigrasian yang diselenggarakan pada hari libur, guna memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan mengurus paspor pada hari kerja.

Melalui layanan ini, masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan keimigrasian tanpa harus mengganggu aktivitas dan kewajiban utama mereka.

Dalam pelaksanaannya, Layanan Paspor Simpatik hanya melayani permohonan paspor baru serta penggantian paspor karena habis masa berlaku. Meskipun dilaksanakan di luar hari kerja, seluruh proses pelayanan tetap mengedepankan prinsip kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang ramah dan humanis.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Imigrasi untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Layanan Paspor Simpatik ini kami hadirkan sebagai bentuk komitmen Imigrasi untuk memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja. Momentum Hari Bakti Imigrasi ke-76 menjadi pengingat bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Azhan Miraza.

Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa layanan keimigrasian yang fleksibel dan adaptif sangat dibutuhkan. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang prima, modern, dan berintegritas. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *