Media Berita Pantau Lhokseumawe — Kepala Dusun (Kadus) Gampong Hagu Selatan, Samsul Bahri Samudra pada sore hari minggu (26/4/2026) memantau kegiatan pekerjaan pembersihan selokan yang tersumbat yang dikerjakan oleh Pemerintahan Kota (pemko) Lhokseumawe.
Kegiatan berlangsung tepatnya di depan SMP Negeri 2 Lhokseumawe, dengan kondisi selokan yang selama ini tersumbat. Volume debit air pada selokan tersebut sangat tinggi mencapai tepi atas, sedangkan di depan SMA Negeri 1 Lhokseumawe debit air terbilang rendah, sekitar 20 Cm dari bibir atas parit.
Saat proses pembersihan banyak ditemukan sampah penyebab selokan tersumbat. Kebanyakan didominasi sampah rumah tangga, seperti plastik, botol plastik, kaleng bekas, popok bayi bahkan ranting kayu.
Akibat selokan tersumbat menimbulkan aroma bau busuk. Apalagi didepan sekolah yang sehari-hari dihirup oleh siswa-siswi pada sekolah tersebut.
Pj Keuchik Gampong Hagu Selatan Ibnu Agus, melalui Kadus Dusun Meriam Samsul Bahri Samudra mengontrol kegiatan pembersihan selokan, mengakui banyak sampah dilokasi tersebut membuat selokan sering tersumbat walaupun sering dilakukan pembersihan oleh warga.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan selokan kembali berfungsi optimal, terutama menghadapi musim hujan dengan curah yang bisa menyebabkan banjir” ujarnya.
Samsul Bahri menegaskan, bahwa kebersihan lingkungan adalah kunci utama dalam mencegah banjir dan penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah (DBD). Diare dan lainnya.
“Membersihkan selokan bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga. Dengan lingkungan sehat, aliran air lancar, dan risiko banjir dan penyakit dapat terhindar,” tegasnya.
Ia juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan, tidak membuang sampah sembarangan, kesadaran warga akan memperkuat ketahanan lingkungan gampong.
Warga menyambut positif kegiatan ini yang dilakukan oleh pemko. Beliau berharap dengan adanya kontrol dari pemerintah daerah dan dinas terkait dapat secara rutin titik-titik rawan genangan air yang tersumbat dapat teratasi. Masyarakat sehat, dan bebas banjir. (R)








