Intensitas Hujan Cukup Tinggi, Warga Perumahan Harapan Elok Kebanjiran 

Oplus_131072

MEDIA BERITA PANTAU , BABELAN ~ Intensitas curah hujan yang cukup tinggi, terjadi pada Selasa (28/1/2025) malam hingga Rabu (29/1/2015) mengakibatkan sebagian wilayah Kabupaten Bekasi mengalami kebanjiran. Hal ini dialami pula oleh warga Perumahan Harapan Elok , Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Ketinggian air yang diperkirakan sudah mencapai setengah meter ini mewajibkan masing-masing warga untuk siaga, mengantisipasi terjadinya limpasan air Kali Bekasi.

Jamal, selaku Ketua RT. 003 RW. 016 menghimbau dalam pesan singkat WhatsApp Group agar warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan kondusif terhindar dari luapan air banjir. Dirinya juga mengajak seluruh warga khususnya bagi kepala rumah tangga untuk tetap waspada.

” Iya, saya imbau kepada warga saya agar segera mengungsi, apabila diyakini rumahnya sudah tidak dapat lagi dijadikan tempat untuk beristirahat karena banjir,” ungkapnya.

Oplus_131072

“Sebagian warga sudah mengungsi di Masjid Jami Al Ikhlas Perumahan Harapan Elok, karena disini satu-satunya tempat yang aman dari banjir. Selain tempatnya luas, warga juga bisa menjalankan ibadah sholat dengan aman disini ,dan mengamankan barang-barang yang dianggap berharga,’ tambah nya.

” Namun ada sebagian warga lainnya yang mengungsi ke rumah tetangga , yang rumahnya tidak kebanjiran , karena ukurannya lebih tinggi dari jalan,” tuturnya.

Sementara itu, Daniel Nurmansyah, salah satu warga RT. 002 RW. 003 menyatakan bahwa volume air hujan yang terjadi sudah tidak dapat dibendung , sekuat apapun dihalangi.

” Iya, karena depan belakang samping rumah sudah kebanjiran semua. Makanya yang harus kita sikapi sekarang adalah tetap siaga , mengantisipasi adanya limpasan air Kali Bekasi. Semoga hujan segera berhenti, air banjirnya segera surut,” imbuhnya.

Terpantau, Ia bersama warga lainnya berkeliling memantau perkembangan luapan banjir yang masih terus naik, karena curah hujan yang belum berhenti.

Oplus_131072

Masih dilokasi yang sama, perwakilan ibu-ibu Perumahan Harapan Elok, Ekawati turut mengutarakan bahwa dirinya kerepotan tatkala harus mengamankan barang-barang rumah tangga yang rentan air. Ini disebabkan tidak adanya persiapan terkait itu.

“Spontanitas kita angkut sana angkut sini barang-barang dirumah, terutama surat menyurat, baju-baju, dan sebagainya yang bisa diamanin, tapi Alhamdulillah kita sekeluarga gak ngungsi, lebih siaga ngamanin rumah dulu,” ucapnya.

Menurut Ekawati, sudah banyak ibu-ibu dan anak-anak yang sudah mengungsi kerumah salah satu warga dan berkumpul disana. ” Air banjir ini riskan dengan banyak penyakit karena datang dari berbagai sumber. Makanya anak-anak khususnya batita dan balita segera diungsikan ketempat yang lebih aman,” terangnya.

Diakui juga oleh warga setempat lainnya, peristiwa banjir ini bukan hanya sekali terjadi di Perumahan Harapan Elok. Ini kesekian kalinya. Namun volume banjir di akhir Januari 2025 ini, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan peristiwa banjir yang terjadi di awal tahun 2022 lalu.

Tidak dipungkiri , banjir turut menghentikan aktifitas rutin sebagian warga, namun menjadi keberkahan bagi sebagian warga lainnya, seperti para pelaku UMKM yang siap melayani order online bagi warga yang enggan keluar rumah atau sedang mengungsi.

Sampai berita ini diterbitkan, debit air di Perumahan Harapan Elok masih meninggi.

Editor : Ayu M

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *