MEDIA BERITA PANTAU, TAMBUN UTARA ~ Dalam rangka mengembangkan peningkatan pelayanan publik dan perekonomian yang berdaya saing serta infrastruktur pelayanan dasar inklusif dan berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Tambun Utara menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan, Tahun Anggaran 2026, di Gedung Serbaguna Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi , pada Rabu (12/2/2025)
Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen dan unsur Kecamatan Tambun Utara. Diantaranya, Camat Tambun Utara H. Najmuddin S.Ag., M.Ling., M.Tr.Ip., Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Hanas, Anggota DPRD Dapil IV Kabupaten Bekasi H. Muhtada Sobirin, H. Darissalam, dan Puji Lestari, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah sekaligus Tim Monitoring Leslie Kathleen Waruwu, S STP.,M.Si., Kapolsek Tambun Selatan, Wuryanti SH., MH., juga Kepala Desa se-Kecamatan Tambun Utara.
Disamping itu ada Unsur Muspika Kecamatan Tambun Utara, Unsur Pendidikan, Unsur Kesehatan, Unsur BPD, Ketua PKK Kecamatan, Kepala KUA Tambun Utara, Kepala Puskesmas, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat , dan Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) SE-Kecamatan Tambun Utara, yang turut menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan ini.

Camat Najmuddin menyampaikan apresiasi pada pihak Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi atas support dan motivasi terealisasinya pembangunan di wilayah Kecamatan Tambun Utara.
Ia katakan, dalam lima tahun terakhir dibawah kepemimpinannya pembangunan diwilayah Kecamatan Tambun Utara sangat signifikan. Ada beberapa pembangunan spektakuler yang terealisasi, salah satunya pembangunan Polsek Kecamatan Tambun Utara.
” Alhamdulillah Polsek Tambun Utara sudah terpisah dengan Tambun Selatan. Harapannya Polsek Tambun Utara ini segera dapat dikondisikan fungsinya,” ungkapnya.
Selain itu, pembangunan Gedung Puskesmas Srimahi yang sudah berdiri kokoh. Camat katakan bahwa wilayah Tambun Utara saat ini sudah memiliki 3 (tiga) Puskesmas , yakni Puskesmas Desa Sriamur, Puskesmas Desa Karang Satria, dan Puskesmas Desa Srimahi.
” Sebentar lagi kemungkinan akan kita usulkan juga pembangunan Puskesmas di Desa Jejalenjaya,” tambahnya.
Tak lupa dirinya tegaskan beberapa usulan yang sudah terkumpul dan ditampung dari setiap desa. “‘Di tahun 2025 ini pengajuan usulan dari Desa Sriamur sebanyak 49 usulan, Desa Srimukti 30 usulan, Desa Srijaya 40 usulan, Desa Srimahi 33 usulan , Desa Satria Mekar 50 usulan, Desa Satriajaya 40 usulan, Desa Karang Satria 97 usulan, dan Desa Jejalenjayajaya 163 usulan kegiatan. Dimana masing-masing desa memprioritaskan 10 unggulan usulan kecuali Desa Jejalenjaya 70 prioritas ,” paparnya.
” Semoga apa yang kita usulkan dan rencanakan akan terakomodasi di tahun anggaran 2026, terutama jembatan penghubung antara Gabus dan Warung Ayu, untuk menghindari kemacetan,” ujarnya.
Hal lainnya yang di sampaikan Camat Najmuddin yakni mengenai pelebaran jalan Desa Srijaya, tepatnya samping Tol Gabus hingga perempatan Sasak CBL, yang akan direalisasikan di tahun ini.
“Mudah-mudahan Tambun Utara semakin menyala dan semakin maju dengan berbagai pembangunan disetiap wilayahnya,” pungkasnya.

Selanjutnya Camat Tambun Utara menyerahkan Berita Acara kepada Leslie Kathleen Waruwu, S STP.,M.Si., selaku Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, sekaligus Tim Monitoring Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
Dalam hal ini, Leslie Kathleen Waruwu, S STP.,M.Si menyampaikan pelaksanaan Musrenbang kecamatan ini perlu untuk menjadi perhatian, dilaksanakan sebaik mungkin, dan seoptimal mungkin untuk mewujudkan keselarasan yang riil dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, tema pembangunan Tahun 2026 ini dengan prioritas :
1. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia,
2. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi,
3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih , actable, dan kolaboratif ,
4. Mewujudkan ketahanan sosial dan budaya yang inklusif melalui penguatan nilai-nilai lokal masyarakat dan integrasi sosial yang harmonis
5. Meningkatnya percepatan penyediaan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan
” Harapannya tema dan prioritas tersebut dapat disampaikan oleh masyarakat melalui Musrenbang desa dan kelurahan secara fokus dan selaras,” tandasnya.
” Jika ada usulan yang tidak sesuai dengan tema dan prioritas pembangunan dimaksud , pihak kecamatan sebagai verifikator dapat memilah usulan tersebut,” tuturnya.

Ketua DPRD Kab. Bekasi Ade Syukron Hanas, menyampaikan bahwasanya acara Musrenbang ini menjadi kesempatan terbaik untuk bisa mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat secara umum.
Pada kesempatan ini pula, ia katakan di Bulan Juni 2025 Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sudah harus melakukan harmonisasi anggaran yang dimaksimalkan untuk Ketahanan Pangan (Ketapang).
” Alhamdulillah Anggota DPRD juga sedang melakukan prioritas LP2B.
(Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), yakni lahan pertanian yang dilindungi dan dikembangkan secara konsisten untuk menghasilkan pangan pokok,”
“Makanya kalau ada LP2B lahan pertanian terkunci. Tujuannya agar Bekasi bisa memiliki lumbung yang perlu segera kita lakukan,” imbuhnya.
Lebih jauh, Ade Syukron ungkapkan , ada 4 ( empat) hal yang menjadi konsentrasi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi saat ini.
1. Melakukan inventarisir aset
2. Melakukan inisiatif Perda tentang Desa Presisi
3. Memaksimalkan normalisasi sungai untuk proses irigasi dalam mendukung program ketahanan pangan. Tujuannya jangan sampai aliran air yang tidak lancar menimbulkan masalah pada proses pertanian.
4. Mengenai bidang kesehatan dan pendidikan . Ia berharap bisa memaksimalkan penganggaran di Puskesmas.

Terakhir, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) Pemerintah Kabupaten Bekasi, H. Muhtada Sobirin S.Ag., M.Pd., menyampaikan untuk menjadikan skala prioritas bagi pembangunan di wilayah Tambun Utara.
Namun, dirinya juga menghimbau kepada pihak kecamatan, ada beberapa pembangunan yang juga harus diperhatikan. Diantaranya pembangunan gedung KUA Tambun Utara, pembangunan Gedung PGRI, dan Pemagaran SD.
“Saya berharap beberapa usulan tersebut turut menjadi penyeimbang proses roda pembangunan di Tambun Utara,” tegasnya.
Editor : Ayu M












