Berita  

Gelar Reses II Sidang Tahun 2024 – 2025, H. Irpan Haeroni, SM., Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah Dalam Menanggulangi Sampah

Oplus_131072

MEDIA BERITA PANTAU, SUKAWANGI ~ Banjir yang melanda 16 Kecamatan di  wilayah Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu atau dampak setelahnya, terus  menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

Bahkan para Legislator dari tingkat kabupaten, Provinsi, hingga pusat pun turut membahas dan berusaha memberikan solusi dari peristiwa tersebut. Salah satunya, Anggota DPRD Provinsi Dapil Jabar IX Kabupaten Bekasi , H. Irpan Haeroni , SM yang menggelar Reses II Sidang Tahun 2024 – 2025, di Kampung Gempol Ragas , Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (12/3/2025).

Terasa berbeda Reses yang dilakukan Legislator dari Fraksi Gerindra kali ini. Dibalut berbuka puasa bersama (bukber) pada moment Bulan Romadhon, menjadikan kegiatan Reses begitu berwarna.

Hal tersebut disebabkan adanya kebersamaan yang kian menambah keakraban diantara Wakil Rakyat tingkat Provinsi Jabar itu dengan masyarakat.

Irpan Haeroni menjelaskan bahwa ia menempatkan kegiatan Resesnya saat ini di lokasi yang beberapa waktu lalu kebanjiran akibat meluapnya Sungai / Kali Bekasi.

” Yang saya datangi ini kan salah satu lokasi yang terkena imbas banjir. Karena di bulan puasa, kita undang beberapa puluh orang saja, duduk bareng, bercengkerama, untuk diskusi terkait penyebab banjir berikut solusinya,” ucap Irpan.

” Sederhana memang, namun justru diskusi ini jauh lebih bermanfaat. Karena masing-masing warga bisa ngobrol dengan santai penuh kekeluargaan,” tambahnya.

Irpan katakan sejauh ini sudah ada masukan dan gambaran yang diberikan mengenai banjir, yang terpantau dengan berbagai kegiatan Bupati, Gubernur dan Walikota yang turun langsung ke lokasi banjir.

” Dan sudah langsung disepakati solusinya. Bahwa 60 % penyebab banjir adalah sampah – sampah liar yang dibuang sembarang ke sungai atau kali sehingga menumpuk dan menyebabkan aliran air terhambat,’ tegasnya.

Oplus_131072

” Sedangkan hal lainnya bisa disebabkan minimnya bahkan tidak tersedianya drainase dibeberapa wilayah, itu juga bisa menyebabkan banjir,” lanjutnya.

Dalam hal ini, Irpan mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi banjir.

“Tinggal kita gerakkan saja masyarakatnya agar dapat membantu dan mendukung program pemerintah dalam penanganan banjir tersebut dengan cara tidak membuang sampah sembarang,” terangnya.

Sebagaimana diketahui , sejauh ini sudah banyak program pemerintah daerah dalam meminimalisir sampah agar dapat digunakan menjadi produk yang bermanfaat. Dan hal ini sudah berjalan dibeberapa daerah di Kabupaten Bekasi.

Seperti halnya pembentukan bank – bank sampah. Teknisnya dengan memisahkan sampah organik dan non organik yang bisa dijadikan produk daur ulang. Selain program ini bisa menanggulangi penumpukan sampah, juga bisa menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat.

” Intinya saya mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang. Dan saya berharap, agar masyarakat dapat bekerja sama dengan baik dan mendukung program pemerintah dalam menanggulangi sampah,” pungkas Irpan.

Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Ade Alamsyah, S.Ap., Pembina Tani Merdeka Indonesia Hasbi Asidik, Tokoh Masyarakat , Tokoh Pemuda, dan warga masyarakat.

Editor : Ayu M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *