Berita  

Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kelurahan Kebalen, Lurah Andika Journalisanda Lakukan Sosialisasi dan Distribusi Tempat Sampah

Mediaberitapantau.web.idBabelan, Kelurahan Kebalen ~

Pemerintah Kelurahan Kebalen mendistribusikan 29 unit tempat sampah kepada sebanyak 29 RW di Kelurahan Kebalen yang sudah memiliki Bank Sampah. Unit – unit tersebut di serahkan secara simbolis oleh Lurah Andika Journalisanda, S.STP., M.A.P., dalam kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat Kelurahan Kebalen, pada Rabu (28/5/2025) pagi.

Kegiatan berlangsung di Aula Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dengan menghadirkan pihak Puskesmas Babelan 1, Pihak Forum Bank Sampah Kabupaten Bekasi, dan 29 Ketua RW atau yang mewakilkan.

” Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat ini menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, melalui  kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat,” ungkapnya

Sedangkan pendistribusian ini, disampaikan Lurah Andika Journalisanda, merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah dengan baik. Ia berharap  masyarakat dapat lebih disiplin dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

” Karena sampah tidak hanya dapat menjadi sumber penyakit, tetapi juga dapat memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan tepat,” tuturnya.

Oleh karenanya,  dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidang pengelolaan sampah, Ia menekankan agar  masyarakat dapat memahami cara pengelolaan yang efektif dan memanfaatkan potensi ekonomis dari sampah tersebut.

Lurah Andika  menyebutkan bahwa pendistribusian tempat sampah kali ini masih terbatas di tingkat RW, kendati demikian  beliau berencana untuk mengatur kembali dan menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih luas hingga tingkat RT di masa mendatang.

Pada kesempatan ini pula, Lurah Kebalen itu menjelaskan bahwa pihaknya berencana untuk mengembangkan budidaya magot sebagai salah satu upaya pengelolaan sampah organik.

” Pihak RW yang sudah siap dengan bank sampahnya dapat menjadi pilot project untuk membudidayakan magot. Sebelum memulai, akan dilakukan survei untuk menentukan RW mana yang paling siap dan cocok untuk dijadikan contoh pembudidayaan magot,” jelasnya.

Ini menunjukkan bahwa Lurah Andika bersama Pemerintahan Kelurahan Kebalen memiliki rencana yang sistematis dan terstruktur untuk mengembangkan pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan.

Editor ; Ayu M

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *