Mediaberitapantau.online | Bekasi- Tim Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Jejalen Jaya, menyelenggarakan bimtek (bimbingan teknis) untuk 420 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Jejalen Jaya.
Berlangsung di Aula Kantor Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Kegiatan Bimtek ini dibagi menjadi dua (2) hari, yakni pada hari Sabtu dan Minggu, 27-28 Januari 2024.
Berdasarkan pemaparan kegiatan , bimtek ini kaitannya dengan pelatihan mengenai hal-hal teknis untuk KPPS Pemilu 2024. Berisi penjelasan materi dan simulasi di lapangan.
Pada realisasi kegiatan Bimtek KPPS Desa Jejalen Jaya, terpantau seluruh KPPS mengikuti arahan demi arahan dengan seksama yang di sampaikan, walaupun hanya dengan duduk dilantai tanpa kursi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PPS Desa Jejalen Jaya Ikhsan Fathoni, awalnya tidak ingin bicara apapun ketika dimintai keterangan oleh awak media terkait Bimtek KPPS yang diselenggarakan.
” Kalau salah omong nanti saya
dimarahin sama bos, ” ucapnya.
“Pokoknya semua sesuai arahan KPU, ” katanya.
Namun ketika diminta tanggapannya terkait anggaran uang saku atau transport pada giat pelantikan dan bimtek KPPS seperti yang diviralkan di berbagai media sosial, ia mengatakan , ” saya gak tau,”
“Semua transport itu urusan sekretariat, ” pungkasnya singkat
Masih terpantau oleh awak media bahwasanya selesai Bimtek, masing-masing KPPS menunggu antrian untuk menerima uang saku atau transport tanpa adanya makan siang (hanya snack).
Dan menurut informasi yang diterima dilokasi, besaran uang saku atau transport tersebut sebesar Rp. 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah).
Menghadirkan Tim Monitoring Kecamatan Tambun Utara, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jejalen Jaya, Tim Kesekretariatan Pemilihan Umum Desa Jejalen Jaya, serta KPPS . (Ay)






