Berita  

Tak Sekadar Goloran, Angkat Eceng Gondok Jadi Ikhtiar Bersama Bangun Kesadaran Cegah Banjir di Srimahi

Mediaberitapantau.web.id ~ Tambun Utara, Bekasi || Tak sekadar membersihkan saluran air, Pemerintah Desa Srimahi menanamkan nilai kepedulian bersama melalui gerakan goloran massal yang kali ini memprioritaskan pengangkatan eceng gondok.

Langkah tersebut menjadi ikhtiar kolektif antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun kesadaran bersama untuk mencegah banjir, terutama di tengah meningkatnya intensitas curah hujan.

Kegiatan goloran massal ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Srimahi, Sudarto Abdulloh, sebagai wujud komitmen pemerintah desa dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pelaksanaan difokuskan di Dusun 3, tepatnya di RW 06 dan RW 05 yang meliputi RT 01, 02, 03, 04, dan 05. Selain membersihkan saluran pembuangan, kegiatan juga dirangkai dengan pengangkatan eceng gondok yang menyumbat aliran sungai menggunakan satu unit alat berat jenis beko (excavator), sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir.

Kepala Desa Srimahi, Sudarto Abdulloh, menegaskan bahwa gerakan goloran massal tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada kebersihan lingkungan yang menunjang pola hidup sehat masyarakat.

“Kami ingin masyarakat Srimahi tidak hanya menikmati pembangunan dari sisi infrastruktur, tetapi juga merasakan manfaat lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan saluran yang lancar, potensi banjir bisa diminimalisir,” ujar Sudarto.

Ia menambahkan, kegiatan goloran massal akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan bergiliran agar seluruh wilayah Desa Srimahi dapat merasakan manfaatnya, sejalan dengan komitmen desa untuk terus berbenah dan menjadi lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dusun 3, Yono Haryono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah cepat pemerintah desa bersama warga dalam mencegah terjadinya banjir.

“Saluran yang tersumbat lumpur dan eceng gondok kami bersihkan bersama masyarakat, Babinsa, Bimaspol, RT, RW, dan staf desa. Ini bentuk kepedulian bersama demi kenyamanan warga,” katanya.

Dukungan juga datang dari masyarakat setempat. Salah satu warga Dusun 3 mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan goloran massal tersebut. “Sekarang saluran sudah bersih dan air mengalir lancar. Kami jadi lebih tenang saat hujan deras,” ungkapnya.

Gerakan goloran massal ini melibatkan Ketua RT dan RW setempat, Babinsa, Bimaspol, staf desa, serta warga masyarakat, dan akan terus dilaksanakan secara bertahap di wilayah lainnya sebagai upaya berkelanjutan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

(AyuM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *