Berita  

Pemdes Kedung Pengawas Laksanakan Fogging Dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Kades Nasaruddin: Gerakan Bersama Lawan DBD

MEDIA BERITA PANTAU, BABELAN ~ Kades Nasaruddin pimpin  langsung pelaksanaan fogging di Kampung Belendung, RT. 21 RW. 07, yang merupakan wilayah kerja Kadus 3, Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (30/4/2025).

Ini merupakan upaya Pemerintah Desa Kedung Pengawas dalam gerakan bersama melawan DBD. Selain untuk mengendalikan penyebaran penyakit, seperti demam berdarah dan lain-lain,  juga perlindungan masyarakat dan mobilitas kependudukan di wilayahnya.

Kegiatan fogging ini merupakan inisiatif dari Kades Nasaruddin untuk mengantisipasi penyebaran jentik nyamuk Demam Berdarah Dengue yang tengah menjangkit, agar warganya terhindar dari penyakit tersebut.

” Iya, pengantisipasian kita sebagai pemerintah desa dalam memberantas penyebaran jentik nyamuk Demam Berdarah ini ,yakni dengan fogging. Ini merupakan  salah satu cara mudahnya walaupun tidak maksimal hasilnya,” ungkap Kades Nasarudin saat dimintai keterangan disela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan fogging ini akan dilaksanakan setiap hari. Bisa dilakukan secara serentak ataupun bertahap. “Artinya kita serius dalam pemberantasan DBD, agar warga terlindungi dari resiko tertular penyakit ,” tambahnya.

” Beberapa minggu yang lalu kan ada staff desa beserta warga kami yang positif terjangkit DBD sampai di rawat inap, tercatat laporan ada 4 orang warga,” imbuhnya.

“Alhamdulillah sekarang sudah kembali sehat dan beraktifitas kembali. Harapan saya sih jangan sampai ada warga lainnya terkena DBD lagi. Oleh karenanya, saya selaku Kepala Desa melakukan fogging atau pengasapan secara mandiri diseluruh wilayah mulai dari Kadus 1 sampai Kadus 3,  untuk meminimalisir penyebarannya,” papar Nasarudin.

Selanjutnya, untuk mengurangi tempat atau wadah perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD, Kades Nasarudin berinisiasi melakukan pemotongan rumput-rumput liar . Hal ini juga untuk meningkatkan keindahan dan kenyamanan lingkungan Desa Kedung Pengawas.

Pemotongan rumput liar ini, kata dia akan dilakukan setelah pelaksanaan fogging diseluruh wilayah Desa Kedung Pengawas. Dirinya sendiri  yang akan mengkoordinasikan kegiatan ini dan  mengajak masyarakat untuk berpartisipasi.

” Kita harus proaktif untuk mendorong dan mengedukasi masyarakat terkait peningkatan kesadaran tentang bahaya DBD dan cara pemberantasannya. Konsep menguras, menutup, dan mengubur barang yang berpotensi menampung air, terus kita terapkan. Agar masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungannya,” terang Nasaruddin.

Sementara, Markum selaku Ketua RT 021 RW. 007 menyatakan apresiasinya pada kinerja Kepala Desa Kedung Pengawas yang terus sigap menyikapi pemberantasan jentik nyamuk Demam Berdarah diseluruh wilayah Kedung Pengawas.

“Alhamdulillah dengan adanya fogging diwilayah kami, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kades, Pak Kadus, dan Pak Rw, yang sudah mengantisipasi pencegahan penyakit DBD di lingkungan kami dan membantu untuk menanggulangi penyebaran penyakit DBD Ini,” pungkasnya.

Kegiatan fogging di wilayah Kadus 3, RT 021 RW. 007 yang turut  melibatkan Kepala Dusun, Ketua RT dan RW, serta masyarakat setempat, berhasil dilaksanakan dengan sukses, meskipun ada sedikit kendala yakni kerusakan satu unit mesin fogging yang kemudian dapat dioperasikan kembali

Editor : Ayu M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *