Berita  

Di duga Kades Ngadiran di Panggil Camat Tidak Mengakui, Saksi Yang Punya Bukti Mintak di konfrontir Biar Terbuka dan Jelas Semua

 

Beritapantau.my.id , Lampung selatan – tanjungsari Dugaan kades purwodadi dalam kecamatan tanjung sari,ngadiran ,yang otak mesum serta rayu dan ajak wartawati ke hotel tidak di akui oleh Ngadiran , Saksi mintak di temukan dan di konfrontir dengan kades p dalam tersebut , dan saksi siap buktikan semua ,,bahkan kejadian yang sudah berlalu dan benar sudah terjadi nginap di hotel ,dan ada rekaman pengakuan Ngadiran saat mohon mohon ,datang kerumah salah satu wartawan untuk tidak di beritakan dan Ngadiran bilang #( iya mas sesekali karena urus desa banyak masalah pusing jadi butuh refleksi )# ucapnya tanpa rasa malu dan bersalah ,untuk itu saksi mintak camat bisa temukan saksi yang miliki bukti dengan kades ngadiran ,agar semua jelas dan terang benderang ucap saksi,
Dan kalau benar ,Ngadiran harusnya mau duduk bareng bedah masalah ini

Sementara Camat tanjung sari Handoyo membalas cat WhatsApp tim media bahwa hari ini lagi ada acara bupati dan tidak bisa memfasilitasi untuk duduk bareng ,saksi berharap camat bisa bijaksana dan selesaikan permasalahan ini sesuai aturan dan regulasi yang ada ,bukan hanya pembinaan tapi sanksi juga harus di terapkan

 

Dalam Islam, tidak mengakui kesalahan dan justru menyalahkan orang lain (kambing hitam) adalah tanda sombong, pengecut, dan mendekati perilaku munafik. Sikap ini menutup pintu tobat yang membutuhkan penyesalan dan pengakuan tulus. Mengakui kesalahan adalah kemuliaan, sedangkan bersikeras dalam kebatilan adalah kehancuran hati dan iman

Pandangan Islam tentang Orang yang Tidak Mengakui Kesalahan:

Sifat Munafik dan Pengecut: Orang yang bersalah namun enggan mengakui kesalahannya, bahkan menyalahkan orang lain, dianggap memiliki sifat pengecut dan munafik, serta cenderung berperilaku seperti Iblis yang sombong.
Menghalangi Taubat: Taubat yang sah membutuhkan pengakuan atas dosa dan penyesalan. Tidak mengakui kesalahan membuat seseorang sulit melepaskan diri dari dosa tersebut.
Menyalahi Akhlak

Muslim: Seorang mukmin sejati diajarkan untuk rendah hati, berani mengakui kesalahan, dan tidak malu untuk meminta maaf, baik kepada Allah maupun sesama manusia.

Dosa Terus Berlanjut: Ketidakmauan untuk memperbaiki diri dan menyalahkan orang lain dapat menyebabkan seseorang terus-menerus berada dalam kesalahan dan maksiat.
Sikap yang Seharusnya Menurut Islam:
Segera Mengakui dan

Bertaubat:

Jika bersalah, jangan malu mengakui dan memohon maaf sebelum terlambat.
Kembali ke Kebenaran: Lebih baik kembali kepada kebenaran daripada bersikeras dalam kebatilan.

Memperbaiki Diri:

Tanda serius bertobat adalah tidak mengulangi kesalahan dan melakukan perbaikan.
Mengakui kesalahan adalah tanda kekuatan iman dan jiwa besar, bukan kelemahan.

Beberapa masyarakat pal putih dalam sangat mendukung dan bongkar habis akhlak bejat kades yang di kampung di hormati dan di pandang sebagai ustad kususnya bagi kaum ibu ibu ,teryata di luar kelakuannya bejat dan terlaknat

Dan warga masyarakat pal putih dalam mintak ke Tim media usut juga terkait BUMDES ,karena sebelum menjadi kades ngadiran adalah ketua BUMDES di desa Purwodadi dalam kecamatan tanjung sari ,Lampung selatan dan warga siap berikan informasi yang dibutuhkan Tim media

( TIM)
Bersambung !!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *