MEDIABERITAPANTAU, BABELAN~ Pemerintah Desa Babelan Kota bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) Tahun Anggaran (TA) 2025, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (13/1/2025) pagi, pukul 08.00 WIB.
Musdes ini merupakan tahapan menampung sejumlah aspirasi masyarakat desa yang telah di ajukan dalam kegiatan Musyawarah Dusun (Musdus) beberapa waktu lalu. Yang selanjutnya akan digelar kembali dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Dan Pembangunan Desa (MusrenbangDes).
Oleh karenanya semua aspirasi masyarakat desa ini akan terus disaring dan akan ditentukan nilai prioritasnya dari segi urgensi masing-masing kegiatan.
Kepala Desa Babelan Kota, Saidih David menyampaikan bahwa kegiatan Rencana Kerja Pemerintahan Desa atau RKPDes ini sangat penting dilakukan sebelum melaksanakan tahapan Musyawarah Perencanaan Dan Pembangunan Desa (MusrenbangDes).
“Banyaknya pengajuan atau aspirasi dari masyarakat harus benar-benar diperhatikan, ditampung terlebih dahulu, dan kita ceklist mana yang harus diprioritaskan. Kemudian akan kita gelar pada tahapan musyawarah perencanaan pembangunan desa setelah musyawarah desa ini,” ungkap Kades Saidih.
Ia pun mengungkapkan bahwa pengajuan kegiatan dalam Musdes ini lebih didominasi oleh kegiatan infrastruktur. Karena ada beberapa titik lokasi yang harus diperbaiki. Selain itu ada juga lokasi sampah yang benar-benar menjadi prioritas perhatian pemerintahan desa, mengingat saat ini sudah mengalami musim penghujan, yang dikhawatirkan terjadi banjir.
” Di sisi lainnya, ada pemberdayaan yang melibatkan petani, peternak, Badan Usaha Milik Desa, Karang Taruna, Posyandu, Desa Tanggap Bencana (Destana), dan Forisba,” terang Saidih.

Tak hanya itu, masalah kemacetan juga seringkali terjadi dibeberapa titik lokasi, salah satunya di pertigaan Pulo Timaha arah Kota Harapan Indah atau sebaliknya.
Dan hal ini menjadi PR bukan hanya bagi pemerintahan desa , tetapi seluruh masyarakat.
“Kondisi ini harus benar -benar disikapi bersama,” ujarnya.
“Ada lagi masalah tawuran remaja , dan bencana alam yang juga harus diantisipasi saat ini. Semuanya merupakan kondisi prioritas dan harus diprioritaskan,” tuturnya.
Sementara itu Ronni Darohman selaku Ketua BPD Babelan Kota menyatakan bahwa Musdes merupakan salah satu prinsip penting dalam pemerintahan desa. Dimana forum ini adalah pertemuan antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat desa, dalam pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintahan Desa
“Harapannya, semua pengajuan masyarakat dapat menjadi skala prioritas dan diusahaka. terealisasi dengan baik,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kades Babelan Kota , Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Perangkat desa, Tokoh masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan tokoh masyarakat lainnya.
Editor : Ayu M








