Berita  

Pemerintah Kecamatan Tambun Utara Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Infrastruktur di Desa Srimahi

Mediaberitapantau web.id,
Tambun Utara, Srimahi ~
Pemerintah Kecamatan Tambun Utara melakukan monitoring dan evaluasi (monef) kegiatan pembangunan jalan dan drainase di beberapa titik di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan rencana, mengidentifikasi masalah atau tantangan yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur di desa tersebut.

Dengan melakukan monef, pemerintah kecamatan dapat memastikan bahwa kegiatan pembangunan jalan lingkungan dan drainase tersebut dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, seperti meningkatkan aksesibilitas, mengurangi risiko banjir, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Sekretaris Camat Tambun Utara, Subardi, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (monef) yang dilakukan hari ini berfokus pada kegiatan fisik dan non-fisik yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD), Bantuan Provinsi (Banprov), dan sumber lainnya Tahun Anggaran 2025.

” Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa administrasi pemerintahan desa sudah lengkap dan sesuai dengan ketentuan,” tuturnya.

“Dengan demikian, jika nantinya ada pemeriksaan dari Inspektorat, BPKP, Provinsi Jawa Barat, atau Kementerian Desa, dokumen dan administrasi desa sudah siap dan tidak ada masalah. Ini menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa,” terang Sekcam Subardi.

Kegiatan ini bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa, meningkatkan aksesibilitas, dan mengurangi risiko banjir di masyarakat sekitar.

Pendamping Desa tingkat Kecamatan Tambun Utara, Kurnain, S.Kom, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (monef) tahap pertama ini sudah terjadwalkan setiap tahunnya untuk memantau kegiatan yang dibiayai oleh Dana Desa dan Dana Alokasi Desa Tahun Anggaran 2025. Pada tahap pertama ini, dana desa yang dicairkan sekitar 60% dari total pagu anggaran.

Adapun kegiatan fisik yang dipantau meliputi pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan dan drainase di beberapa titik, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Srimahi melalui swakelola dengan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang dibentuk oleh desa.

” Dan kualitas jalan lingkungan yang diperiksa cukup baik dan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditentukan,” ungkap Kurnain.

Selain kegiatan fisik, lanjut Pendamping Desa tingkat Kecamatan Tambun Utara tersebut, juga ada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin ekstrem sebanyak 60 Kartu Keluarga (KK) selama 6 bulan dengan nominal Rp 300.000 per bulan, yang dicairkan setiap 3 bulan sekali sebesar Rp.900.000.

” Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kurnain beserta Tim Monef Kecamatan Tambun Utara lainnya juga memantau kegiatan program ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDES dengan anggaran 20% dari dana desa. Dalam hal ini Pemdes Srimahi mengalokasikan untuk kegiatan ternak ayam bertelur.

” Harapannya, BUMDES dapat berjalan sesuai dengan tujuan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Srimahi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Dilokasi  berbeda, Kepala Desa Srimahi Sudarto Abdulloh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kecamatan Tambun Utara atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur rabat beton Jaling dan saluran drainase di wilayahnya.

Ia menyatakan bahwa kegiatan monev ini sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur desa berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan yang telah ditetapkan. ” Dengan adanya monev ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur desa, serta memastikan bahwa dana desa digunakan secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Kades Sudarto juga berharap bahwa hasil monev dapat menjadi acuan untuk perbaikan dan peningkatan pembangunan infrastruktur desa di masa depan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat desa Srimahi.

Hadir dalam kegiatan, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monef) pihak Kecamatan Tambun Utara yang terdiri dari Sekretaris Kecamatan, Kasi Pemerintahan dan Staff, dan Kasi Ekbang, Kades Srimahi Sudarto Abdulloh, Sekretaris Desa Nur Ubay, Babinsa dan Bimaspol , serta Perangkat Desa Srimahi. (Ay)

Editor : Ayu M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *