Mediaberitapantau.web.id
Babelan, Kelurahan Bahagia ~
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bahagia, A. Syakur, menuai kontroversi setelah melontarkan pernyataan yang menyinggung kalangan jurnalis. Dalam kunjungan kerja ke kantor Kelurahan Bahagia, A. Syakur menyebut wartawan “tidak punya adab” hanya karena tidak menyalaminya.
Pernyataan ini memicu reaksi keras dari jurnalis yang merasa tidak tepat karena kunjungan tersebut adalah untuk meliput kegiatan di kantor kelurahan, bukan kantor LPM.
Merespon hal tersebut, puluhan wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Babelan Utara akan mendatangi kantor Kelurahan Bahagia untuk menuntut klarifikasi dari Lurah Bahagia terkait pernyataan Ketua LPM A. Syukur yang dianggap mencoreng nama baik profesi wartawan.
“LPM adalah bagian dari struktur yang melekat di kelurahan dan desa, maka kami akan meminta penjelasan langsung dari Lurah Bahagia mengenai pernyataan tersebut. Ini menyangkut etika dan penghormatan terhadap profesi jurnalis, “tegas Nurdin Wakil Ketua Pokja Wartawan Babelan Utara.
Langkah ini menunjukkan bahwa wartawan tidak akan diam dan akan memperjuangkan hak-hak mereka sebagai profesi yang menjalankan fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Dengan klarifikasi ini diharapkan dapat memperoleh penjelasan yang memadai dan meminta pertanggungjawaban atas pernyataan yang dianggap tidak pantas tersebut.
Kunjungan ini juga dapat menjadi momentum untuk memperjelas hubungan antara pemerintah dan media, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghormati peran dan fungsi wartawan dalam masyarakat.(Red)









