Berita  

Ribuan Warga Babelan Membludak Antre BLT Kesra 2025, Satu Penerima Pingsan, Ini Penilaian Ketua Pokja Wartawan Babelan Utara

Mediaberitapantau.web.id, Babelan, Bekasi ~ Ribuan warga Kecamatan Babelan memadati Aula Kantor Kecamatan Babelan untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Tahun 2025 yang disalurkan Pos Indonesia, Kamis (27/11/2025).

Antrean panjang dan minimnya pengaturan membuat situasi tidak terkendali hingga menyebabkan satu warga pingsan akibat kelelahan.

Salah satu penerima manfaat, IH (30), mengeluhkan proses penyaluran yang dinilai tidak tertib dan menyulitkan warga lanjut usia.

“Saya antre dari siang, Bang. Panjang sekali antreannya, nenek-nenek juga berdiri dari tadi,” ujarnya.

Nursin dari Pokja Wartawan Babelan Utara juga menyoroti kurangnya petugas Pos Indonesia dalam mengawasi dan mengatur jalannya penyaluran.

“Penyaluran BLT Kesra seharusnya mengutamakan ketertiban. Antrean membludak sampai ada warga pingsan. Seharusnya ada tim medis. Lansia juga perlu diprioritaskan. Petugas harus memantau antrean dari luar, bukan hanya di dalam,” tegasnya.

Ia turut mempertanyakan dugaan ketidaksesuaian data penerima, termasuk undangan yang tidak cocok serta teknis penyaluran bagi penerima manfaat yang telah meninggal dunia.

“Kalau undangan tidak sesuai data, apa solusinya? Dan kalau penerimanya sudah meninggal, bagaimana teknisnya? Apakah bisa diwakilkan keluarga dengan membawa akta kematian?” ujarnya.

Pantauan di lokasi, antrean warga memanjang hingga keluar gedung. Seorang warga terpaksa dievakuasi setelah pingsan akibat kelelahan saat mengantre.

Saat dikonfirmasi, pihak Pos Indonesia mengakui bahwa mereka tidak menyediakan tim medis dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai metode antrean seharusnya dapat diterapkan lebih disiplin.

“Kami tidak menyediakan tim medis. Seharusnya ada nomor antrean yang dipanggil per 50 orang, sehingga warga dengan nomor besar bisa pulang dulu dan mengurangi kepadatan,” kata Rukman, Ketua Satgas Pos Indonesia wilayah Kecamatan Babelan dan Tarumajaya. (AyuM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *