MEDIABERITAPANTAU, TAMBUN SELATAN~ Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perhubungan secara resmi meluncurkan layanan transportasi Biskita Trans Wibawa Mukti , yang berlangsung di Pelataran Museum Gedung Juang, Jl. Sultan Hasanudin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (1/12/2024) pagi.
Layanan transportasi publik Bus Trans Wibawa Mukti koridor pertama ini melayani rute dari Stasiun Kereta Api Cikarang sampai Stasiun LRT Jatimulya.
Dimana shelter pemberhentian bus BTS tersebut adalah sebagai berikut, Stasiun KA Cikarang, Masjid Al Ma’mur, Terminal Cikarang, SMKN 2 Cikarang Barat, HIBA, Hitachi/Ketapang, RS Ridhoka Salma/Telaga Sakinah, RS Bunda Mulia/Warung Bongkok, Rawa Palangan, Polsek Cikarang Barat, Hotel SM/Tol Telaga Asih, RS Adam Talib/Lamerci, Ramayana/Nona Merah, RSUD Cibitun, PMI/Pasar Induk Cibitung, Kampung Utan, Metland Tambun, RS Karya Medika/Kompas, Yapink Tambun, Puskesmas Tambun/Gedung Juang, Naga Tambun, SPBU Diponegoro/Karya Logam, Indoporlen, Suzuki Tambun, SPBU Setiamekar, AICA/Bebek Goreng Bulak Kapal, Bulak Kapal , Rusunawa Depsos, BTC, Bekasi Timur, Stasiun LRT Jatimulya.
Grand Lounching ini dihadiri oleh Pj Bupati Bekasi Dr. Drs. H. Dedy Supriyadi, M.M., Plt. Direktur Angkutan BPTJ Kementerian Perhubungan, Solihin Purwantara, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron, S.H.I , M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Yana Suyatna, serta jajaran Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait.

PJ Bupati Bekasi Dr. Drs. H. Dedy Supriyadi, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Biskita Trans Wibawa Mukti Hadir sebagai solusi transportasi yang nyaman dan terjangkau, dan juga dapat mengurangi kemacetan. Bus Trans Wibawa Mukti yang di konsep dengan skema Buy The Service (BTS) ini memaknai peningkatan pelayanan dalam bertransportasi.
Ia pun menjelaskan bahwa Bus Trans Wibawa Mukti nantinya akan memiliki 7 koridor, di mana koridor pertama ini melayani rute Stasiun LRT Jatimulya – Stasiun Cikarang, dengan melalui Pasar Cibitung, Pasar Tambun, Bulak Kapal.
“Dengan jarak tempuh sekitar 20 Km, atau 40 km pulang pergi, jumlah halte dan pemberhentian bus sebanyak 50, dan waktu tunggu 12 menit. Untuk armada saat ini berjumlah 15 unit, 14 unit siap beropreasi, dan 1 unit untuk cadangan. Untuk kapasitas penumpang 40 orang berikut yang berdiri, jam operasional dari jam 05:00 – 21:00 wib, dengan jumlah ritase sebanyak 6 rit,” terangnya.
“Kami menyadari pentingnya transportasi yang terintegrasi untuk mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Diharapkan kehadiran Bus Trans Wibawa Mukti ini tidak hanya menjadi solusi mobilitas, tapi juga menjadi simbol kemajuan infrastruktur transportasi di wilayah Kabupaten Bekasi,’ tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Yana Suyatna menjelaskan, launching Trans Wibawa Mukti ini berkat sinergitas yang baik antara Pemda dengan DPRD Kabupaten Bekasi, karena menurutnya ini merupakan launching yang pertama se-Indonesia yang menggunakan APBD.
“Dan itu mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perhubungan ( Kemenhub). Karena sebanyak 24 Kabupaten/kota di subsidi oleh pemerintah pusat. Ini merupakan kebanggan bagi jajaran Dinas Perhubungan atas inisiasi tersebut. Bentuk semangat kemandirian, logo Kabupaten Bekasi pun terpasang, baik dluar maupun didalam bus,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan, berdasarkan PP 35 Tahun 2023 tentang penerimaan pajak kendaraan bermotor, memungkinkan akan segera dibuat koridor berikutnya. “Sesuai dengan Keputusan Bupati yang tadi saya sampaikan, Alhamdulillah sudah ditetapkan 7 koridor. Tetapi beliau bersemangat untuk menambahkan lagi, dan Insya Allah akan kita coba,” sambungnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron, S.Hi, M.Si. mengatakan, bahwa Kabupaten Bekasi sangat perlu trasnportasi massal. Dan launching ini merupakan langkah nyata menjawab kebutuhan masyarakat.
Kita tahu, nanti kedepan dalam konsep aglomerasi ada beberapa point yang itu di sambungkan untuk kita masuk dalam aglomerasi, dan salah satunya transportasi. Karena baik transportasi, lingkungan hidup, merupakan bagian yang tak terpisahkan. Sebagai daerah penyangga yang terintegrasi,” kata Ade Sukron.
Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa DPRD akan mendukung terkait pembangunan berkelanjutannya. “Maka dari itu, kami sangat bangga atas inisiatif Bupati dari SKPD, dan akan support bila untuk berkelanjutannya. Tentunya program ini butuh dukungan, selain dari teman-teman Dewan, juga masyarakat. Dengan beralih ke moda transportasi trans wibawa mukti, itu akan mengurangi kemacetan, polusi dan juga yang terpenting budaya kita akan lebih baik,” pungkasnya.
Usai acara seremonial peluncuran Bus Trans Wibawa Mukti tersebut, Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi bersama jajaran dan tamu undangan serta awak media turut menikmati unit Bus Trans Wibawamukti menempuh perjalanan dari Gedung Juang hingga ke Stasiun LRT Jatimulya.
Editor, Ayu M








