Berita  

Tingkatkan Produktivitas Pertanian , Kades Sudarto Ajak Warga Tani Lakukan Goloran Lancarkan Aliran Air Saluran Irigasi

Oplus_131072

MEDIA BERITA PANTAU , TAMBUN UTARA ~ Pemerintah Desa Srimahi, mengadakan kegiatan gotong royong atau yang lebih dikenal dengan istilah masyarakat Bekasi yakni Goloran, di saluran air lahan persawahan Kampung Alas Malang RW. 004 RT. 01, 02, 03 , Dusun 2, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis pagi (20/3/2025).

Saluran air yang sudah mengalami pendangkalan akibat menumpuknya lumpur dan tanah ini harus dinormalisasi secara manual dengan ketersediaan alat ala kadarnya yang dimiliki oleh masyarakat tani. Namun dengan kondisi panjangnya saluran air dan tingginya lumpur tersebut, kegiatan ini harus dilakukan secara bersama – sama.

Dengan melibatkan sebanyak kurang lebih 30 orang warga, yang terdiri dari masyarakat sekitar, RT, RW, Kadus, BPD, Karang Taruna Desa Srimahi, juga gabungan beberapa kelompok tani seperti Kelompok Tani Alas Malang 1 dan 2, serta Kelompok Tani Kalen Kendal 1 dan 2, hingga gotong royong atau goloran ini dapat direalisasi dengan cepat dan tuntas.

Kepala Desa Srimahi, Sudarto Abdulloh menyampaikan ada beberapa poin terkait kegiatan goloran ini, yakni melancarkan pengairan untuk lahan pertanian dimusim kemarau yang akan datang, agar masyarakat desa tidak kebanjiran di musim penghujan, dan agar saluran air lahan pertanian tidak terlihat kumuh.

Oplus_131072

” Oleh karenanya saya berharap dilakukan secara berkala, paling lama itu satu bulan sekali,” ungkapnya.

Dikatakan Sudarto, pada dasarnya keluhan masyarakat tani disini adalah aliran air pada musim kemarau. Debit air yang diinginkan tidak sampai ke persawahan. Walaupun sampai tetapi hanya sedikit, tidak sesuai dengan kebutuhan lahan pertaniannya.

” Mungkin ini juga yang harus diperhatikan oleh pihak terkait, supaya para petani disini tidak kekurangan air saat musim kemarau,” tambahnya.

” Saya juga mohon kepada Pak Bupati dan dinas – dinas terkait , saya berkeinginan saluran pembuangan yang mengarah ke CBL dinormalisasi , karena sudah  bertahun – tahun tidak ada normalisasi. Harus diadakan pendalaman dan pelebaran kali  / sungai. Jika itu terealisasi, masyarakat tani, warga kampung dan perumahan di Desa Srimahi tidak akan mengalami kebanjiran,” jelasnya.

“Harapan saya apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat tani untuk lahan pertanian dapat direalisasikan. Dan  dengan dibentuknya gotong royong yang akan terus dilakukan secara berkala setiap bulannya ini , akan terus menjalin kebersamaan dan kekompakan satu sama lain. Jangan sampai hilang jiwa ke gotong royongannya,” pungkas Kades.

Dilokasi yang sama, salah anggota BPD Srimahi yang juga warga tani , Rudi mengutarakan agar pihak PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Kecamatan  turut hadir dalam goloran, supaya bisa berkolaborasi langsung dengan masyarakat tani.

Oplus_131072

” Banyak masyarakat tani disini yang kurang edukasi terkait penyakit padi / hama berikut pengobatannya. Maka dari itu saya mau pihak PPL sering – sering berinteraksi dengan para petani agar petani punya bekal terkait itu,” terangnya.

” Kalau saluran irigasi untuk pertanian, air lancar mengalir , walaupun kadang debit airnya kurang. Masyarakat tani disini juga mengharapkan adanya bantuan bibit padi dan pupuk. Semoga ada bantuan dari pemerintah daerah atau pihak terkait lainnya mengenai apapun yang dibutuhkan para petani disini,” tuturnya.

Terpantau,  lumpur bercampur tanah  yang mengendap pada saluran air ini setinggi 50 centimeter, dan terindikasi berdampak pada kurangnya debit air yang mengairi lahan persawahan dilokasi tersebut.

” Masyarakat tani disini juga berharap agar saluran air ini setelah dibersihkan, diperbaiki, lalu tepiannya diturap, supaya tidak ada lumpur atau tanah yang turun kembali ke saluran air tersebut,” ujar salah satu masyarakat tani yang enggan disebutkan namanya.

Sebagaimana yang telah diinformasikan, bahwa saluran irigasi yang memadai sangat penting untuk lahan pertanian. Diantaranya, menjamin ketersediaan air, membantu mencegah gagal panen akibat kekeringan, meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan hasil panen, serta mendukung Ketahanan Pangan.

Irigasi memainkan peran penting dalam memastikan ketahanan pangan, antara lain melalui mitigasi dampak perubahan iklim, perbaikan efisiensi penggunaan air, diversifikasi tanaman pangan, dan mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, investasi dalam pembangunan dan pemeliharaan saluran irigasi yang memadai sangat penting untuk mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. (Ay)

Editor : Ayu M

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *